Sejarah dan asal-usul
Sejarah Desa Cukil berkaitan dengan masa Kerajaan Semarang, ketika wilayah Cukil berfungsi sebagai benteng pertahanan. Berdasarkan cerita masyarakat setempat, wilayah ini dahulu berupa padang rumput dan dikenal dengan nama “Gunung Sadang”, yang dimaknai sebagai penghalang atau rintangan serta dikaitkan dengan penanda terjadinya bencana.
Bukit yang berada di sekitar wilayah tersebut, yaitu Bukit Cukil di kawasan Bukit Sadang, diyakini secara bertahap menjadi asal mula nama Desa Cukil.
Kondisi geografis dan administratif
Desa Cukil berjarak sekitar 35 km dari pusat pemerintahan kabupaten dan sekitar 3 km dari pusat Kecamatan Tengaran.
Secara administratif, Desa Cukil terdiri atas lima dusun. Berdasarkan informasi yang tersedia, terdapat beberapa penyebutan nama dusun yang kurang jelas atau berulang, namun secara keseluruhan wilayah ini tetap terbagi menjadi lima dusun.
Selain itu, Desa Cukil terbagi menjadi 28 Rukun Tetangga (RT) dan 10 Rukun Warga (RW).
